Sabtu, 04 Januari 2020

Karya Tulis Ilmiah "Pengaruh Rokok Terhadap Kadar Kolesterol 2 Jam Setelah Merokok Pada Perokok Aktif”

1.      Pengertian kolesterol
Kolesterol adalah steroid yang terutama dijumpai pada binatang dan sangat jarang pada tumbuh-tumbuhan. Kolesterol merupakan makanan utama manusia dan juga disintesa dalam tubuh, senyawa ini merupakan makanan prekursor yang penting dari hormon streoid dan asam empedu, suatu pengemulsian lemak yang dikeluarkan ke dalam usus halus. Kadar kolesterol dalam aliran darah dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk diet dan metabolisme makanan dalam tubuh (Servavius, 2007)
Kolesterol adalah produk khas hasil metabolisme hewan, dengan demikian terdapat dalam berbagai makanan berasal dari hewan seperti kuning telur, hati, daging, dan otak. Setidaknya lebih dari separuh jumlah kolesterol tubuh berasal dari sintesis (sekitar 700 mg/hari) dan sisanya berasal dari makanan sehari-hari (Mayes P, 1999).
Kolesterol merupakan salah satu sari sejumlah lemak yang dibawah dari aliran tubuh kita diliputi lipid dengan protein khusus yang membuatnya dapat larut dalam air. Tekstur kolesterol lembut dan berlilin dengan konsisrensi seperti lilin panas, warna putih kehijauan. Substansi berlemak merupakan bagian terbesar yang terbentuk dalam tubuh dihati (Povey R, 2002).
2.      Manfaat kolesterol
Kolesterol mempunyai peranan yang sangat penting untuk mempertahankan kesehatan, fungsi utama adalah (Povey R. 2002)
a.       Menyediakan komponen esensial membran disetiap sel tubuh kita.
b.      Digunakan untuk membuat empedu. Cairan warna hijau disimpan didalam kandungan empedu dan berperan dalam proses pencernaan makanan.
c.       Merupakan dalah satu bahan yang diperlukan untuk membuat vitamin D.
d.      Membuat penghambat produksi hormon yang utama dalam kehidupan.
e.       Membantu melapisi saraf kita dan menyediakan bahan zat anti air pada permukaan arteri.


3.      Klasifikasi kolesterol
Untuk mengetahui jenis kolesterol kita dapat membedakannya menjadi 2 yaitu:
a.       Low Density Lipoprotein (LDL)
LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat berbentuk lemak mirip dengan lilin. Tingginya kadar LDL akan berpotensi menumpuk / menempel di sepanjang dinding pembuluh nadi korner. Penumpukan dipembuluh darah akan mengakibatkan penyempitan dan penyumbatan aliran darah ( asterioklorosis ). Lemak dari hati, kolesterol di angkut oleh lipoprotein yang bernama LDL, untuk di bawa ke sel – sel tubuh yang memerlukan. LDL mengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah LDL dianggap sebagai lemak jahat karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B.
b.      High Density Lipoprotein (HDL)
c.       HDL kerap disebut lemak yang baik karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi atau lebih berat.Kolesterol  tinngi adalah tingkat koesterol yang berlebihan dalam darah. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A. (ichamor.blogspot.com)
4.      Biosintesis kolesterol
Biosintesis kolesterol dapat dibagi menjadi 5 tahap, yaitu: (Mayes P, 1997)
a.       Sintesis mevalonat dari asetil-KOA.
b.      Unit isoprenoid dibentuk dari mevalonat melalui pelepasan CO2
c.       .Enam unit isoprenoid mengadakan kondensasi untuk membentuk senyawa antara skualen.
d.      Skualen mengalami siklisasi untuk menghasilkan senyawa steroid induk,     yaitu lanosterol.
e.       Kolesterol dibentuk dari lanosterol setelah melewati beberapa tahap lebih lanjut, termasuk pelepasan tiga gugus metil .
5.      Penyebab kolesterol
Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan sumber kolesterol (seperti makanan berminyak, bersantan, makanan fast food) , alkohol dan gula yang berlebihan.
a.       Makanan sehari-hari
 Kolesterol umumnya berasal dari lemak hewani seperti daging kambing, meski tidak sedikit yang berasal dari lemak nabati seperti santan dan minyak kelapa.Beberapa makanan yang selama ini diyakini sehat seperti telur, juga banyak mengandung kolesterol.Makanan yang terlalu banyak lemak jenuh bisa menyebabkan kolesterol tinggi, sehingga disarankan untuk bijak mengonsumsi makanan sehari-hari agar tidak berlebih.
Makanan yang mengandung minyak kelapa, minyak kelapa sawit atau mentega juga memiliki banyak lemak jenuh.Lemak jenuh juga sering didapati pada makanan ringan yang mengandung margarin, yang menggunakan minyak goreng dan kue-kue.
b.      Berat badan
Berat badan berlebih tidak hanya mengganggu penampilan tapi lebih banyak efek buruk kesehatannya.Kelebihan berat badan dapat meningkatkan trigliserida dan menurunkan HDL (kolesterol baik).
c.       Kurang bergerak
Tubuh manusia didesain untuk selalu bergerak sehingga sangat dianjurkan untuk banyak bergerak.Coba perhatikan apakah kegiatan sobat lebih banyak duduk atau tidur dan jarang berjalan kaki.Kurang bergerak dapat meningkatkan LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan HDL (kolesterol baik).
d.      Umur dan jenis kelamin
Setelah mencapai usia 20 tahun, kadar kolesterol biasanya cenderung naik. Pada pria, kadar kolesterol umumnya terus menerus meningkat setelah usia 50 tahun. Pada wanita, kadar kolesterol tinggal akan turun saat menopause, setelah itu kolesterolnya cenderung tinggi seperti pada pria.
e.       Penyakit tertentu
Bisa saja sobat sudah berusaha menjauhi makanan berlemak tapi ternyata kolesterol masih tinggi.Memiliki penyakit tertentu seperti diabetes atau hipotiroidisme dapat menyebabkan kolesterol tinggi.
f.       Sejarah keluarga
 Jika salah satu anggota keluarga punya masalah kolesterol tinggi maka berhati-hatilah karena risiko memiliki kolesterol tinggi juga bisa terjadi.
g.      Merokok
Merokok dapat menurunkan kolesterol baik, sehingga yang beredar di tubuh hanya kolesterol jahat.Kolesterol jahat ini jika tidak dikendalikan bisa berakibat fatal.
Itulah beberapa Penyebab Kolesterol Tinggi (detikhealth) yang bisa saja terjadi pada setiap orang dan perlu diketahui pula dikatakan memiliki kadar kolesterol normal jika ukurannya 160-200 mg sedangkan masuk kondisi berbahaya jika sudah di atas 240 mg karena bisa menyebabkan stroke.(Nurasriyah Siti. 2012)
6.      Cara mencegah kolesterol
Kolesterol sebagai pemicu berbagai gangguan kesehatan, seperti hipertensi, gangguan jantung, hingga stroke. Sebenarnya kolesterol adalah unsur yang dibutuhkan oleh tubuh, kadar yang berlebihan dalam tubuhlah yang menyebabkan berbagai penyakit.
Langkah-langkah berikut diketahui dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.
a.       Mengetahui kadar kolesterol
Periksakan kadar kolesterol Anda secara reguler. Umumnya dokter menyarankan agar kadar kolesterol total seseorang berada di bawah 200 mg/dL, dengan kadar LDL (kolesterol jahat) di bawah 130, dan HDL (kolesterol baik) berada di atas 40. Jika hasil tes Anda tidak konsisten berada dalam rentang angka tersebut, dokter cenderung menyarankan untuk melakukan tes ulang, jika hasilnya tetap maka Anda akan segera menjalani terapi pengendalian kolesterol.
b.      Menjaga keseimbangan berat badan
Jika bobot tubuh Anda berlebih, menguranginya adalah salah satu cara untuk mengendalikan kadar kolesterol darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa berat badan yang berlebih mengganggu proses metabolisme tubuh menghancurkan lemak. Sehingga sekalipun Anda hanya mengonsumsi sedikit lemak, tidak terlihat penurunan kadar kolesterol yang berarti. Mengurangi 2,5 - 4,5 kg dapat memperbaiki kadar kolesterol. Namun tak perlu melakukan diet ketat. Upayakan saja penurunan berat sebanyak 0,3 - 0,5 kg dalam seminggu
c.       Aktvitas fisik rutin
Salah satu cara mengendalikan kadar kolesterol adalah berolahraga secara rutin. Jalan kaki atau jenis olahraga ringan lain yang dilakukan secara rutin, akan membantu meningkatkan kadar HDL. Pastikan saja bahwa Anda berolahraga 30 menit setiap hari, 5 hari dalam seminggu.
d.      Mengonsumsi multivitamin
Sekalipun telah mengonsumsi makanan sehat, tetap ada kemungkinan tubuh kita kekurangan unsur nutrisi tertentu.Untuk mengatasi kondisi ini, para ahli kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi multivitamin/makanan suplemen untuk mencukupi kebutuhan dasar nutrisi dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.Pilihlah multivitamin yang mengandung asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12, karena ketiganya memiliki manfaat penting menjaga kesehatan jantung (Nurasriyah Siti. 2012).
B.     Tinjauan Umum Tentang Rokok
1.      Pengertian rokok
Rokok biasanya berbentuk silinder terdiri dari kertas yang berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm, berwarna putih dan coklat, biasanya berisi daun- daun tambakau yang telah dicacah, ditambah seperti sedikit racikan-racikan seperti cengkeh, saus rokok serta racikan lainnya. Untuk menikamati sebatang rokok perlu dilakukan pembakaran pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup pada ujungya yang lain (Triswanto S, 2007).
2.      Jenis  rokok
Ada  dua  jenis  rokok , rokok  yang berfilter  dan  tidak  berfilter . Filter pada  rokok  terbuat  dari  bahan busa  serabut  sintetis  yang berfungsi  menyaring nikotin(Triswanto S, 2007).
3.      Kandungan  asap  rokok
a.       Menurut WHO (World Health Organization)  ternyata mengandung  4.000  zat  kimia Polonium  – 201  (bahan  radioaktif),
b.      Acetone (bahan  pembuat  cat),
c.       Ammonia (bahan  untuk  pencuci lantai),
d.      Napthalene ( bahan  kapur  barus ),
e.       DDT  &  arsenic (yang  biasa untuk  racun  serangga), 
h.      Tar (bahan  karsinogen penyebab  kanker) 
i.        methanol (bahan  bakar roket),
j.        h.    nikotin  (sebuah  zat   yang bisa  menimbulkan  kecanduan),
k.      i.      cadmium (digunakan  untuk  accu  mobil),
l.        j.      vinyil  chloride (bahan plastik  PVC),
m.    k.    phenol  bhutane  (bahan bakar  korek  api),
n.      l.      hydrogen  cyanida  (gas beracun  yang  lazim  digunakan di  kamar  eksekusi hukuman mati),
o.      m.   carbon  monoxide (asap dari  knalpot  kendaraan) dsb
Dampak asap rokok
1. Penyakit jantung
Banyak penelitian telah membuktikan adanya hubungan merokok dengan penyakit jantung koroner (PJK). Dari 11 juta kematian per tahun di negara industri maju, WHO melaporkan lebih dari setengah (6 juta) disebabkan gangguan sirkulasi darah, di mana 2,5 juta adalah penyakit jantung koroner dan 1,5 juta adalah stroke. Survei Depkes RI tahun 1986 dan 1992, mendapatkan peningkatan kematian akibat penyakit jantung dari 9,7 persen (peringkat ketiga) menjadi 16 persen (peringkat pertama).
Merokok menjadi faktor utama penyebab penyakit pembuluh darah jantung tersebut.Bukan hanya menyebabkan penyakit jantung koroner, merokok juga berakibat buruk bagi pembuluh darah otak dan perifer.
Asap yang diembuskan para perokok dapat dibagi atas asap utama (main stream smoke) dan asap samping (side stream smoke). Asap utama merupakan asap tembakau yang dihirup langsung oleh perokok, sedangkan asap samping merupakan asap tembakau yang disebarkan ke udara bebas, yang akan dihirup oleh orang lain atau perokok pasif.Telah ditemukan 4.000 jenis bahan kimia dalam rokok, dengan 40 jenis di antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), di mana bahan racun ini lebih banyak didapatkan pada asap samping, misalnya karbon monoksida (CO) 5 kali lipat lebih banyak ditemukan pada asap samping daripada asap utama, benzopiren 3 kali, dan amoniak 50 kali. Bahan-bahan ini dapat bertahan sampai beberapa jam lamanya dalam ruang setelah rokok berhenti.
Umumnya fokus penelitian ditujukan pada peranan nikotin dan CO. Kedua bahan ini, selain meningkatkan kebutuhan oksigen, juga mengganggu suplai oksigen ke otot jantung (miokard) sehingga merugikan kerja miokard.Nikotin mengganggu sistem saraf simpatis dengan akibat meningkatnya kebutuhan oksigen miokard.Selain menyebabkan ketagihan merokok, nikotin juga merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah, kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung.Nikotin juga mengganggu kerja saraf, otak, dan banyak bagian tubuh lainnya.Nikotin mengaktifkan trombosit dengan akibat timbulnya adhesi trombosit (penggumpalan) ke dinding pembuluh darah.
Karbon monoksida menimbulkan desaturasi hemoglobin, menurunkan langsung persediaan oksigen untuk jaringan seluruh tubuh termasuk miokard. CO menggantikan tempat oksigen di hemoglobin, mengganggu pelepasan oksigen, dan mempercepat aterosklerosis (pengapuran/penebalan dinding pembuluh darah). Dengan demikian, CO menurunkan kapasitas latihan fisik, meningkatkan viskositas darah, sehingga mempermudah penggumpalan darah.Nikotin, CO, dan bahan-bahan lain dalam asap rokok terbukti merusak endotel (dinding dalam pembuluh darah), dan mempermudah timbulnya penggumpalan darah. Di samping itu, asap rokok mempengaruhi profil lemak. Dibandingkan dengan bukan perokok, kadar kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida darah perokok lebih tinggi, sedangkan kolesterol HDL lebih rendah. (Joewono, 2003)
b.      Stroke
Penyumbatan pembuluh darah otak yang bersifat mendadak atau stroke banyak dikaitkan dengan merokok.Risiko stroke dan risiko kematian lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok.
c.       Kanker paru-paru
Merokok dapat menyebabkan perubahan struktur dan fungsi saluran napas dan jaringan paru-paru.Pada saluran napas besar, sel mukosa membesar (hipertrofi) dan kelenjar mucus bertambah banyak (hiperplasia).Pada saluran napas kecil, terjadi radang ringan hingga penyempitan akibat bertambahnya sel dan penumpukan lendir.Pada jaringan paru-paru, terjadi peningkatan jumlah sel radang dan kerusakan alveoli.
Akibat perubahan anatomi saluran napas, pada perokok akan timbul perubahan pada fungsi paru-paru dengan segala macam gejala klinisnya. Hal ini menjadi dasar utama terjadinya penyakit obstruksi paru menahun (PPOM).Dikatakan merokok merupakan penyebab utama timbulnya PPOM, termasuk emfisema paru-paru, bronkitis kronis, dan asma.
Hubungan antara merokok dan kanker paru-paru telah diteliti dalam 4-5 dekade terakhir ini.Didapatkan hubungan erat antara kebiasaan merokok, terutama sigaret, dengan timbulnya kanker paru-paru. Bahkan ada yang secara tegas menyatakan bahwa rokok sebagai penyebab utama terjadinya kanker paru-paru.Partikel asap rokok, seperti benzopiren, dibenzopiren, dan uretan, dikenal sebagai  karsinogen. Juga tar berhubungan dengan risiko terjadinya kanker. Dibandingkan dengan bukan perokok, kemungkinan timbul kanker paru-paru pada perokok mencapai 10-30 kali lebih sering.
d.      Wajah keriput
Merokok dapat mengurangi aliran oksigen dan zat gizi yang diperlukan sel kulit Anda dengan jalan menyempitkan pembuluh darah di sekitar wajah. Sehingga akan menyebabkan keriput. (Baraas, 2003)
Merokok akan mengurangi aliran darah yang diperlukan untuk mencapai suatu keadaan ereksi. Karena hal tersebutlah rokok dapat mempengaruhi days ereksi penis.Studi tentang rokok dan reproduksi yang dilakukan sepanjang 2 dekade itu berkesimpulan bahwa merokok dapat menyebabkan rusaknya sistim reproduksi seseorang mulai dari masa pubertas sampai usia dewasa.Pada penelitian yang dilakukan Dr. Sinead Jones, direktur The British Medical Assosiation’s Tobacco Control Resource Centre, ditemukan bahwa wanita yang merokok memiliki kemungkinan relatif lebih kecil untuk mendapatkan keturunan.Pria akan mengalami 2 kali resiko terjadi infertil (tidak subur) serta mengalami resiko kerusakan DNA pada sel spermanya. Sedangkan hasil penelitian pada wanita hamil terjadi peningkatan insiden keguguran.Penelitian tersebut mengatakan dari 3000 sampai 5000 kejadian keguguran per tahun di Inggris, berhubungan erat dengan merokok.120.000 pria di Inggris yang berusia antara 30 sampai50 tahun mengalami impotensi akibat merokok.Lebih buruk lagi, rokok berimplikasi terhadap 1200 kasus kanker rahim per tahunnya.
e.       Sirkulasi darah yang buruk                                                            
Sel darah merah telah dirancang dari sananya untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Pada perokok, molekul oksigen digantikan oleh komponen dari asap rokok, sehingga menghambat transportasi oksigen yang penting bagi kehidupan sel.
f.       Tulang rapuh
Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara merokok dengan osteoporosis pada pria dan wanita. Sebuah penelitian mengamati kasus patah tulang pinggul pada wanita lansia, dan menyimpulkan bahwa satu dari 8 kasus patah tulang itu disebabkan oleh kehilangan massa tulang yang disebabkan oleh merokok.
g.      Gigi berbercak dan nafas bau.
Partikel dari rokok sigaret dapat memberi bercak kuning hingga cokelatpada gigi Anda, dan ini juga akan memerangkap bakteri penghasil bau di mulut Anda. Kelainan gusi dan gigi tanggal juga lebih sering terjadi pada perokok.
h.      Bronchitis
i.        Gangguan kehamilan
j.        Cacat pada janin.
k.      Kanker rongga mulut



Sumber ini full saya dapatkan dari
http://firdausanaliskesehatan.blogspot.com/2014/04/karya-tulis-ilmiah-pengaruh-rokok.html
PERILAKU HIDUP SEHAT


A.    PENGERTIAN

Menurut Departemen Kesehatan RI tahun 2007, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat.

B.     Manfaat

PHBS secara umum adalah terciptanya kondisi lingkungan dan pribadi yang sehat. Yang dengan pribadi-pribadi dan lingkungan yang sehat tersebut nantinya akan banyak hal yang bisa dilakukan dan memberi manfaat, baik bagi keluarga maupun masyarakat luas.

1.      Bagi Keluarga

a.       Setiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit.

b.      Anak tumbuh sehat dan cerdas.

c.       Anggota keluarga mampu giat bekerja.

d.      Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditunjuk untuk memenuhi gizi keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga.

2.      Bagi Masyarakat

a.       Masyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat.

b.      Masyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah-masalah kesehatan dan penghindaran dari ancaman penyakit.

c.       Masyarakat mampu mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) seperti posyandu, tabungan ibu bersalin, arisan jamban, ambulan desa dan lain-lain.

C.     PHBS di Rumah Tangga

Praktek PHBS dalam lingkup yang paling kecil adalah keluarga atau rumah tangga. Dalam rumah tangga tindakan PHBS yang harus dilakukan adalah memperdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. PHBS di rumah tangga di lakukan untuk mencapai rumah tangga yang ber-PHBS. Sedangkan rumah tangga ber-PHBS adalah rumah tangga yang paling tidak melakukan 10 PHBS di rumah tangga tersebut, antara lain;

1.      Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan

2.      Memberi bayi asi ekslusif

3.      Menimbang balita setiap bulan

4.      Menggunakan air bersih

5.      Mencuci tanggan dengan air bersih dan sabun

6.      Menggunakan jamban sehat

7.      Memberantas jentik di rumah sakali seminggu

8.       Makan buah dan sayur setiap hari

9.      Melakukan aktifitas fisik setiap hari

D.    Kebersihan Rumah

Penting bagi pertumbuhan dan kesehatan anak adalah lingkungan rumah sebagai tempat dimanaa dia tumbuh. Rumah merupakan tempat tinggal bagi suatu keluarga yang berfungsi sebagai tempat perlindungan untuk memberi keamanan, kenyamanan tempat istirahat, tempat menjalin hubungan antar anggota keluarga, tempat pengembangan anak, penyediaan makanan keluarga termasuk mandi, mencuci dan sebagainya. Oleh karena itu keberadaan rumah yang sehat, aman, serasi dan teratur sangat diperlukan agar fungsi dan kegunaan  rumah dapat terpenuhi dengan baik.

E.     Rumah Sehat

Rumah sehat adalah rumah yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya, sehingga mereka dapat hidup dan beraktifitas secara optimal. Adapun ciri-ciri rumah sehat antara lain:

1.      Lantai tidak tembus air dan bersih

2.      Memiliki jendela dan lubang angin permanen

3.      Halaman bersih dan rapi

4.      Memiliki sarana air bersih, jamban, saluran limbah, tempat sampah

5.      Memiliki pohon pelindung atau peneduh
Asam  Urat

Asam urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein), yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh.   Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan  dijumpai pada semua makanan dari sel hidup, yakni makanan dari tanaman (sayur, buah, kacang-kacangan) atau pun hewan (daging, jeroan, ikan  sarden). (Indriawan,2009).

Asam urat adalah produk akhir atau buangan yang dihasilkan dari metabolisme pemecahan purin. Asam urat merupakan antioksidan dari manusia dan hewan, tetapi bila dalam jumlah berlebihan dalam darah akan mengalami pengkristalan dan dapat menimbulkan gout. Asam urat mempunyai peran sebagai antioksidan bila kadarnya tidak berlebihan dalam darah, namun bila kadarnya berlebih asam urat akan berperan sebagai prooksidan (McCrudden Francis H. 2000).

Kadar asam urat dapat diketahui melalui hasil pemeriksaan darah dan urin. Nilai rujukan kadar darah asam urat normal pada laki-laki yaitu 3.6 - 8.2 mg/dl sedangkan pada perempuan yaitu 2.3 - 6.1 mg/dl (M. Wilkinson, Judith. 2006).

Asam urat atau uric acid adalah asam hasil metabolisme protein berupa asam-asam inti yang terdapat dalam inti sel. Setelah mengalami berbagai macam proses biokimia akan menjadi oksida purin. Purin sendiri merupakan salah satu turunan asam amino. Oksida purin ini dimetabolisme lagi oleh suatu enzim dan menghasilkan asam urat. Jadi asam urat adalah hasil akhir dari metabolisme tubuh dari bahan purin.

B.     Ciri-ciri Asam Urat

Berdasarkan subkomite The American Rheumatism Association yang menetapkan kriteria diagnostik untuk asam urat adalah :

1.      Adanya kristal urat yang khas dalam cairan sendi.

2.      Thopus terbukti mengandung kristal urat berdasarkan pemeriksaan kimiawi dan mikroskopik dengan sinar terpolarisasi.

3.      Lebih dari sekali mengalami serangan artthritis akut.

4.      Oligorthritis (jumlah sendi yang meradang kurang dari 4).

5.      Sendi metatarsophalangeal pertama (ibu jari kaki) terasa sakit atau membengkak.

6.      Serangan unilateral (satu sisi) pada sendi metatarsophalangeal pertama.

7.      Thopus (deposit besar dan tidak teratur dari natrium urat) di kartilago artikular (tulang rawan sendi) dan kapsula sendi.

8.      Hiperuricemia (kadar asam urat dalam darah lebih dari 7,5 mg/dL).

C.     Penyebab Asam Urat

1.      Faktor keturunan dengan adanya riwayat gout dalam silsilah keluarga.

2.      Konsumsi alkohol berlebih, karena alkohol merupakan salah satu sumber purin yang juga dapat menghambat pembuangan urin melalui ginjal.

3.      Beberapa macam obat seperti obat pelancar kencing (diuretika golongan tiazid), asetosal dosis rendah, fenilbutazon dan pirazinamid dapat meningkatkan ekskresi cairan tubuh, namun menurunkan eksresi.

4.      Faktor lain seperti stress, diet ketat, cidera sendi, darah tinggi dan olahraga berlebihan.( Vitahealt, 2007 )

D.    Gejala Klinis Asam Urat

1.      Nyeri hebat yang tiba-tiba menyerang sendi pada saat tengah malam, biasanya pada ibu jari kaki ( sendi metatarsofalangeal pertama ) atau jari kaki ( sendi tarsal )

2.      Kulit berwarna kemerahan, terasa panas, bengkak, dan sangat nyeri

3.      Pembengkakan sendi umumnya terjadi secara asimetris ( satu sisi tubuh )

4.      Demam, dengan suhu tubuh 38,30C atau lebih, tidak menurun lebih dari tiga hari walau telah dilakukan perawatan

5.      Bengkak pada kaki dan peningkatan berat badan yang tiba-tiba ( Vitahealt, 2007 )

E.     Pencegahan dan Pengobatan Asam Urat

1.      Pencegahan Asam Urat

Ada berbagai langkah upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah asam urat yaitu :

a.       Mengatur pola hidup dengan baik dan teratur.

b.      Menggurangi kebiasaan buruk yaitu bagi perokok aktif.

c.       Menghindari konsumsi yang mengandung lemak jenuh.

d.      Jangan mandi pada malam hari.

e.       Berolahraga yang rutin minimal 2-3 kali dalam seminggu.

2.      Pengobatan Asam Urat

Apabila pencegahan terlambat dilakukan dan sudah positif terkena asam urat , maka bisa dilakukan pengobatan. Pengobatan asam urat ada dua cara yaitu :

a.       Pengobatan Medis

Pengobatan medis yaitu dengan mengkonsumsi obat- obatan. Tentunya, mengkonsumsi obat-obatan ini harus berdasarkan resep dokter diantaranya : Allopurinol, Prednisone, Natrium diklofenak, dan Indomentacin.

b.      Pengobatan Tradisional

Obat tradisional yang digunakan untuk mengobati asam urat yaitu :

1.      Sirsak dimakan atau minum tiap hari.

2.      Daun salam 7 lembar direbus dengan dua gelas air kemudian diminum pagi dan sore.

3.      Labu siam diparut kemudian disaring diambil airnya diminum tiap hari.

4.      Cuka apel yang sudah jadi dan dicampur madu.

5.      Tumbuhan yang tepat untuk pengobatan asam urat adalah Sidaguri atau Sida rhombifolia L.
ORCHITIS

Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada testis yang biasanya terjadi sebagai reaksi sekunder dari infeksi di bagian tubuh lainnya. Peradangan ini bisa terjadi pada salah satu atau kedua testis sekaligus.

Orchitis bisa dipicu oleh virus maupun bakteri. Contohnya adalah virus mumps sebagai penyebab penyebab penyakit gondongan dan bakteri Neisseria gonorrhoeae sebagai penyebab umum penyakit epididimitis atau peradangan saluran sperma yang terletak di belakang testis.



Gejala Orchitis

Gejala-gejala orchitis biasanya muncul secara mendadak, seperti:

Pembengkakan dan muncul rasa nyeri pada salah satu atau kedua testis sekaligus. Selain itu, testis juga akan lebih sensitif terhadap sentuhan.

Kelelahan.

Rasa nyeri tingkat sedang hingga parah pada testis.

Sakit kepala.

Demam.

Nyeri pada bagian selangkangan.

Adanya darah pada cairan sperma.

Mual dan muntah.

Nyeri ketika buang air kecil, saat berhubungan seks, dan saat mengalami ejakulasi.

Rasa tidak nyaman pada testis.

Orchitis yang disebabkan oleh infeksi virus mumps biasanya akan muncul 4 sampai 7 hari sesudah seseorang terkena penyakit gondongan. Jika Anda merasakan sensasi nyeri atau pembengkakan pada skrotum, segera temui dokter untuk berkonsultasi.

Penyebab dan Faktor Resiko Orchitis

Banyak virus dan bakteri yang bisa menjadi penyebab orchitis. Jika dilihat dari penyebabnya, orchitis bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Orchitis idiopatik, adalah jenis orchitis yang tidak diketahui dengan pasti penyebabnya.

Orchitis bakteri. Bakteri yang paling sering menjadi penyebab orchitis adalahEscherichia coli, Staphylococcus, danStreptococcus. Bakteri penyebab epididimitis juga bisa menjadi penyebab munculnya orchitis. Pada pria yang aktif secara seksual, bakteri penyebab penyakit menular seksual bisa menyebabkan orchitis.

Orchitis virus. Virus merupakan penyebab utama orchitis. Jenis orchitis ini paling sering diderita oleh anak laki-laki yang berusia kurang dari 10 tahun.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena orchitis adalah:

Berusia lebih dari 45 tahun.

Menderita infeksi saluran kemih yang bersifat kambuhan.

Tidak diberikan vaksin gondong (vaksin MMR).

Penggunaan kateter dalam jangka waktu lama.

Terlahir dengan saluran kemih yang tidak normal.

Pernah menjalani operasi yang berkaitan dengan saluran kemih atau organ kelamin.

Pernah atau sedang menderita penyakit menular seksual.

Berganti-ganti pasangan.

Sering melakukan kegiatan seksual yang berisiko terkena infeksi, termasuk tanpa menggunakan kondom.

Berhubungan seksual dengan penderita penyakit menular seksual.

Diagnosis Orchitis

Untuk memeriksa apakah seseorang terkena orchitis, pertama-tama dokter akan melakukan pemeriksaan fisik guna mengetahui adanya pembesaran kelenjar getah bening pada selangkangan, pembengkakan testis, dan pembengkakan kelenjar prostat.

Berikut ini adalah beberapa tes lanjutan yang dapat disarankan oleh dokter:

Tes urine. Tes ini akan mendeteksi adanya penyakit menular seksual atau bakteri lain yang menjadi penyebab infeksi.

Tes darah. Tes ini berfungsi untuk mengetahui apakah pasien terinfeksi virus HIV, sifilis, atau penyakit menular seksual lainnya.

USG testis. Dari pemeriksaan ini, dokter dapat melihat aliran darah pada testis.

Pemeriksaan colok dubur. Dokter akan mengecek apakah ada pembengkakan atau pembesaran prostat. Pemeriksaan ini diperlukan untuk memastikan seberapa lama pengobatan antibiotik dibutuhkan pasien.

Pemeriksaan penyakit menular seksual.Dalam tes ini, dokter akan meneliti sampel cairan kelamin yang diambil dari ujung penis. Tes ini berfungsi untuk mengetahui apakah pasien terinfeksigonore atau klamidia.

Tes pencitraan pada testis. Dalam tes ini, pelacak radioaktif dimasukkan ke aliran darah dan pemindai khusus akan memetakan aliran darah ke testis. Hasil tes ini bisa memastikan apakah pasien terkena orchitis atau tidak.

Pengobatan Orchitis

Berikut ini adalah metode pengobatan yang mungkin akan diterapkan oleh dokter pada kasus orchitis berdasarkan jenisnya:

Orchitis idiopatik. Untuk orchitis yang tidak diketahui dengan pasti penyebabnya, dokter dapat meresepkan obat antibiotik dan antiinflamasi (antiradang).

Orchitis bakteri. Untuk orchitis yang disebabkan oleh bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Selain mengatasi infeksi yang terjadi, antibiotik juga berfungsi untuk mencegah penyebaran bakteri. Jika orchitis berasal dari penyakit menular seksual, tidak menutup kemungkinan bahwa pasangan dari pasien juga membutuhkan pengobatan dengan antibiotik.

Orchitis virus. Untuk mengobati orchitis yang disebabkan oleh virus, dokter akan menyarankan pemberian obat antiinflamasi nonsteroid. Untuk membantu meredakan gejala, pasien dapat mengompres skortum dengan es dan beristirahat total. Kebanyakan penderita orchitis virus akan mengalami perbaikan dalam beberapa hari.

Komplikasi Orchitis

Jika orchitis terjadi pada kedua testis, kondisi ini berisiko menyebabkan kemandulan dan penurunan produksi hormon testosteron (hipogonadisme). Beberapa komplikasi lain yang mungkin terjadi pada penderita orchitis adalah:

Kambuhnya epididimitis (peradangan saluran yang membawa sperma).

Atrofi testis (kondisi di mana ukuran testis mengecil).

Abses skrotum (kondisi di mana jaringan yang terinfeksi akan terisi oleh nanah).

Pencegahan Orchitis

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi yang menyebabkan orchitis, yaitu:

Selalu gunakan kondom jika tidak yakin pasangan Anda bersih dari penyakit menular seksual.

Konsultasikan dengan dokter agar Anda bisa mendapatkan vaksin gondongan, karena kondisi ini yang menjadi penyebab terbanyak terjadinya orchitis